Teman Penyengat Saat Ngeblog

Ada pepatah mengatakan “Bukan untuk apa kamu ngeblog, tapi bersama siapa?” Entah itu kata-kata dari mana, tapi cukup menohok hati, hok.

Sebelum menulis ini, saya stalking dulu teman-teman blogger. Kepo pingin tahu apa yang menjadi penyemangat saat menulis. Mbak Dek Crayon Tata menceritakan,  pendamping saat ngeblog adalah misuanya. Misuanya rela nemenin Mbak Tata sambil nonton film sampai ketiduran. Dan uniknya membaca  nama blognya, yaitu dekCrayon.id dan misuanya mascrayon.xyz. Aduh bikin ngiri aja. Lalu aku? Ya nikmati saja wahai Jombla.

Beda lagi dengan Mas Jun Joe Winanto yang selalu menyiapkan camilan dan makanan sebagai teman ngeblog. Camilannya pun gak sembarangan, harus minim kandungan minyak. Kandungan karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin juga diperhatiin banget. Kalau Mas Charles Emanuel, keripik menjadi camilan yang mampu meningkatkan mood menulis. Mas Rahab yang menjadi penyemangat menulis adalah kalender deadline dan susu kedelai.

Nah terus saya, apa yang menemani dan menjadi penyemangat saat ngeblog?

Saya sempat mikir. Karena tidak ada teman khusus yang menemani saya saat ngeblog. Camilan pun berubah-ubah sesuai waktu. Kalau ngeblognya pagi saya biasanya menyiapkan susu hangat dan biskuit. Alhamdulillah karena di rumah ada warung, saya gak pernah kesulitan untuk mendapatkan camilan.

Kalau ngeblognya siang, yang jadi pendamping adalah kopi. Kadang kopi hitam, kadang kopi susu. Kalau suasana lagi panas banget. Minum es kopi lebih nikmat. Camilannya, tergantung adanya apa. Tapi biasanya ya ambil di warung.

Kalau ngeblognya malam, yang jadi pendamping adalah lampu meja berwarna merah yang saya beli di Pasar Ciputat, dengan harga 60 ribu rupiah. Tapi itu saya beli tanpa lampu. Lampunya sendiri beli di bazar jumat Masjid Pondok Indah. Besarnya 3 watt, harganya sepuluh ribu rupiah. Alhamdulillah lampu ini sudah menemani saya selama kurang lebih dua tahun.

Si Penyengat

Saya baru ingat bahwa ada barang yang bisa menjadi penyengat saat menulis. Dua jam tangan, satu berwarna silver-cokelat (silat) dan satu lagi berwarna emas-hitam (etam). Jam tangan ini saling bergantian menemani, kadang si silat, kadang si etam.

Sebelum menulis, biasanya saya meilhat silat atau etam untuk menentukan deadline. Contoh: dalam satu jam lagi, tulisan ini harus sudah di posting. Alhamdulillah, walaupun seringkali kelewat deadline, langkah jarum jam yang terus berputar, mampu memaksa saya untuk mengeluarkan segenap tenaga dan pikiran untuk menghasilkan tulisan.

Hadiah Setelah Menulis

Setiap selesai menulis, agar tetap semangat, saya seringkali memberikan reward kepada diri sendiri. Hadiahnya sederhana menonton anime favorit. Ada beberapa anime yang sedang saya tonton saat ini yaitu:

  1. All Out (Menceritakan tentang klub rugby SMA)
  2. Yowamushi Pedal (Menceritakan tentang klub sepeda SMA)
  3. Nanbaka (Menceritakan kehidupan orang-orang yang di penjara di tempat paling mencekam)
  4. Gatsu No Lion (Menceritakan tentang seorang anak yang menjadi atlet catur Jepang)
  5. Long Rider (Menceritakan tentang cewek-cewek yang suka bersepeda)
  6. Boku No Hero Academia (Menceritakan tentang anak yang bercita-cita menjadi pahlawan profesional)
  7. Boruto (Menceritakan tentang anaknya Naruto)
  8. One Piece (Cerita tentang bajak laut. Anime favorit sejak SD yang masih berlanjut ceritanya.)
  9. Dragon Ball Super (Ini juga anime favorit sejak SD yang masih berlanjut sampai sekarang)

Nah, bagaimana dengan kamu?

Iklan

3 thoughts on “Teman Penyengat Saat Ngeblog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s