Kalau Gak Konsisten, Mendingan Gak Usah Bikin Blog!

“Ngeblog itu harus konsisten! Kalau gak konsisten, mendingan gak usah bikin blog.” ungkap  Trinity dalam Talkshow mengenai Successful Blogging, One Post at a Time di @america, Pacific Place, Jakarta (19/8).

Apa maksudnya konsisten?

Menurut Trinity (Founder dan Author, The Naked Traveler , penjelajah 73 negara di dunia), pertama konsistensi baik dari segi kualitas tulisan, font, serta warna blognya. Kedua adalah konsistensi dalam hal konten. Trinity dari awal ngeblog ditahun 2005 hingga sekarang, hampir semuanya tulisan tentang traveling. Konsistensi dalam hal konten inilah yang membuat Trinty disebut sebagai travel blogger dan menjadi yang pertama dalam hal ini. Memperhatikan EYD (Ejaan Yang Dibenarkan), ukuran font yang enak dibaca  dan jumlah kata dalam satu pos juga penting.

Menurut Diana (Founder Chocolate & Mint), konsistensi frekeuensi menulis penting sekali dalam ngeblog. Kalau tidak konsisten, maka pembaca akan menghilang satu persatu. Pembaca akan berpikiran bahwa blog yang sudah jarang diisi, berarti sudah tidak aktif. Konsistensi dalam menulis juga akan membantu kita menemukan passion dalam menulis. Apakah kita lebih suka menulis traveling, kuliner, fashion, fiksi, atau yang lainnya. Konsistensi inilah yang akan menentukan personal branding kita. Setiap hari Diana selalu mengisi blognya. Konsistensi Diana memosting tentang fashion menjadikan dirinya dikenal oleh pembaca blognya sebagai fashion blogger.

Bagaimana membuat konten yang menarik di blog?

Ruby (Founder Wanderbites ), konten blognya memiliki kekuatan di fotografi. Foto-foto makanannya membuat yang melihat, bikin ngiler. Tulisan Ruby semuanya berbahasa Inggris. Bahasa menentukan pembaca. Melihat trafik yang ada, pembaca Wanderbites sebagian besar berasal dari negara asing. Dalam membuat review makanan atau restoran, Ruby biasanya datang minimal 2 kali. Sekali kunjungan bisa dilakukan, namun mesti ajak teman untuk menjadi partner diskusi mengenai makanan tersebut.

Berbeda dengan Trinity, yang mempunyai kekuatan konten ditulisannya. Gaya tulisan yang mudah dimengerti menjadi kekuatannya. Postingan Trinity sebagian besar tulisan panjang. Satu tulisan paling pendek 500 kata. Begitu juga dengan Diana yang selalu membagikan informasi  fashion yang ‘gaya’ dan unik. Hal itu terlihat dari konten blognya yang berwarna-warni.

Lalu saya?

Saya masih belum konsisten dalam menulis. Postingan terakhir di blog ini berjudul Jam Hilang Terus, Pingin Cari yang Baru tertulis tanggal 22 Juni 2016. Sekarang tanggal 27 Agustus 2016. Sudah dua bulan lebih, baru posting tulisan lagi. Ah, jadi malu.

Sempat berpikir, “Hapus saja blog ini, kan gak konsisten nulisnya?” Tapi saya pikir-pikir, jangan! Blog ini adalah blog pertama yang saya buat. Walaupun menulisnya tidak konsisten. Kontennya pun juga tidak konsisten. Ada yang serius ada yang bercanda. Ada yang sok puitis ada juga yang sok politis. Namun blog ini sudah menjadi bagian hidup saya. Disinilah saya bisa mencurahkan energi dan pikiran secara bebas. Disinilah tempat latihan saya untuk terus menulis.

Target menulis ada?

Trinity, Ruby dan Diana selalu menulis setiap hari, walaupun berbeda-beda jadwal postingannya. Diana posting setiap hari. Ruby posting setiap hari, namun hari sabtu dan minggu libur. Trinity posting seminggu atau dua minggu sekali. Saya sebenarnya juga telah membuat target untuk posting seminggu sekali. Namun sampai sekarang, masih banyak bolongnya. Kendala terbesar adalah malas dan tidak konsisten untuk meluangkan waktu menulis.

Kata terakhir di postingan ini?

Sesuai dengan judul, ngeblog itu butuh konsisten! Doakan saya ya teman-teman yang masih belum konsisten ini agar bisa konsisten dalam menulis. Tapi bisa gak ya? Semoga ya. Aamiin.

14 thoughts on “Kalau Gak Konsisten, Mendingan Gak Usah Bikin Blog!

  1. judulnya bikin penasaran. sesudah baca malah berucap ngga jauh beda. anggap aja konsistensi merupakan sebuah jalan panjang dan proses yg harus dllewati. mengisi blog sebuah proses yg menyenangkan jangan juga dijadikan beban.

    mari kita ukir kisah suskes kita.

  2. emang bener banget tuh kalo konsistensi perlu banget, menurut saya sih semua hal itu harus konsisten kalo mau sukses, saya juga sempet 4bulan malah nggak nulis postingan tahun lalu gara2 ya gitu “males” :’)

  3. Bener banget ini. Masih males kalau nulis. Nggak konsisten. Sebulan sekali aja deh syukur.
    Mau rajin ngeblog lagi ah, terima kasih yah artikelnya. Bermanfaat.😀

  4. Konsisten, kLau dalam bahasa agamanya adalah Istiqomah. Adalah hal yang utama dalam hidup. Karena Konsisten/Istiqomah, merupakan Perwujudan dari keseriusan kita terhadap bidang tersebut.
    Dan karena keseriusan kita dengan pembelajaran/penyampaian/pembahasan yang konsisten/Istiqomah, maka ybs akan semakin ahli…. apalagi kalau yang konsultasi/ menyampaikan keluhan,/ menemukan Halangan/masalah makin beragam & yang mengelola blog tetap konsisten/Istiqomah mencari Pemecahannya…. maka hasil analisis tsb juga akan semakin Baik & Menarik. BRAVO SIKAP HIDUP yang selalu Konsisten /Istiqomah…. karena ibadah (termasuk menjalani hidup secara berkah) yang Allah SWT SUKAI adalah yang Istiqomah…. BUKAN yang “Sak jet, sak nyet” (= istilah daerah untuk Orang yang berpola hidup ikuti “Sekilas pada apa yang terpikir sesaat….”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s