9 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menulis Proposal Penelitian dan Seminar Proposal? (sesi 1)

Ilmu ini didapatkan saat mengikuti seminar proposal tadi siang (anak biologi 2007).

Ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis proposal penelitian:


1. Dalam mengkutip pendapat orang lain, tidak perlu menggunakan kata menurut.
Contoh:

Menurut Sumarno (2004), penanaman pohon di perkotaan perlu dilakukan untuk mengurangi dampak pemanasan global.
sebaiknya,
Penanaman pohon di perkotaan perlu dilakukan untuk mengurangi dampak pemanasan global (Sumarno, 2004)

Hal ini bisa berbeda di setiap kampus, bahkan disetiap jurusan. Tergantung gaya penulisan dosen tersebut. Saat mengikuti seminar proposal ini, dosen penguji lebih mengikuti gaya yang kedua.

2. Dalam penulisan daftar pustaka, bila mengambil sumber dari internet. harus ada nama penulisnya atau organisasinya.
Contoh:

Kendall.2010. Class Insecta. May: 1 hlm. htpp://www.kendalluk.com/class.html. Diakses
pada 20 Mei 2013 pukul 14.30 WIB.
Jangan hanya:
htpp://www.kendalluk.com/class.html. Diakses pada 20 Mei 2013 pukul 14.30 WIB.

3. Penulisan kata “daripada” seharusnya dipisah menjadi “dari pada”. Ini terkait EYD.

4. Penulisan proposal harus jelas. Apa yang ingin dilakukan oleh kita, tuliskan dalam proposal sejelas-jelasnya. Jangan sampai dosen mengatakan.

“Sebenarnya apa yang ingin kamu teliti. Hatiku atau Hatinya?”

Loh ini maksudnya apa ya. Maap salah fokus, hehehe.

5. Penulisan harus konsisten.
Contoh:

Jika di awal kalimat menggunakan kata “saya”. Pergunakanlah kata itu secara konsisten. Jangan diganti dengan kata “aku” atau “ane”.

6. Perhatikan penulisan daftar pustaka dan penyitiran. Sesuaikan dengan aturan yang biasa digunakan dikampusmu.

7. Perhatikan saran dari Dosen. Jangan didengerin aja, tetapi ditindaklanjuti, terutama saran dari Dosen Pembimbing. Buatlah kesepakatan apa yang belum disepakati, misalkan: tujuan penelitian ataupun metode penelitian. Jangan sampai hal ini dapat menghancurkan seminar proposalmu.

Kalau diserang pertanyaan oleh Dosen Penguji itu adalah hal yang biasa. Tetapi kalau dibantai pertanyaan oleh dosen pembimbing, bukan hanya mati, tetapi otakmu bisa dimutilasi. hehehe

8. Baca buku EYD (Ejaan yang Dibenarkan). Kalau perlu buka juga Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Intinya pergunakan bahasa yang baik dan benar. Usahakan jangan ada yang typo-typo ya, apalagi tipu-tipu.

9. Setiap kampus biasanya mempunyai buku pedoman penulisan skripsi. Fotokopi atau beli bukunya. Kemudian bacalah! Jangan cuman dipajang aja.

Terakhir, jangan lupa sebelum seminar proposal harus belajar dahulu, supaya gak kelabakan saat ditanya dosen penguji.

Mudah-mudahan ilmu yang sedikit ini dapat bermanfaat. Insyaallah ada lanjutannya, setelah mengikuti seminar-seminar berikutnya.hehe

2 thoughts on “9 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menulis Proposal Penelitian dan Seminar Proposal? (sesi 1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s