Untuk apa kita kuliah?

Untuk apa Kuliah-.jpg

Teman-teman sekalian, apa tujuan kita kuliah? Bukankah biaya kuliah itu mahal? Untuk apa kuliah mahal-mahal jika nanti gajinya tetap saja hanya sebatas UMR.

Ada sebuah cerita,

7 Perkara Ganjil yang Pernah Dialami oleh Penggali Kubur

(loh kok ceritanya tentang penggali kubur? apa hubungannya? baca saja dulu)

Ada seorang pemuda yang kerjanya menggali dan mencuri kafan. Pada suatu hari, pemuda tersebut berjumpa dengan seorang alim/ahli ibadah untuk menyatakan kekesalannya dan keinginan untuk bertaubat kepada Allah s.w.t

Dia berkata, “Sepanjang aku menggali kubur untuk mencuri kain kafan, aku telah melihat 7 perkara ganjil yang menimpa mayat-mayat tersebut.

Yang pertama, aku lihat mayat yang pada siang harinya menghadap kiblat. Ketika aku menggali semua kuburnya pada waktu malam, aku lihat wajahnya telah membelakangi kiblat.

Mengapa terjadi begitu, wahai tuan guru ?” tanya pemuda itu.

Wahai anak muda, mereka itu golongan yang telah mensyirikkan Allah s.w.t sewaktu hidupnya. Allah s.w.t menghinakan mereka dengan memalingkan wajah mereka dari menghadap kiblat, untuk membedakan mereka dari pada golongan muslim yang lain,” jawab ahli ibadah tersebut.

Sambung pemuda itu lagi, “Golongan yang kedua, aku lihat wajah mereka sangat elok semasa mereka dimasukkan ke dalam liang lahad. Tatkala malam hari ketika aku menggali kubur mereka, kulihat wajah mereka telah bertukar menjadi ****.

Mengapa begitu halnya, wahai tuan guru?”

Jawab ahli ibadah tersebut, “Wahai anak muda, mereka itulah golongan yang meremehkan sholat sewaktu hidupnya. Sesungguhnya solat merupakan amalan yang pertama sekali dihisab. Jika sempurna solat, maka sempurnakanlah solat, maka sempurnalah amalan-amalan kita yang lain.”

Pemuda itu menyambung lagi, “Wahai tuan guru, golongan yang ketiga yang aku lihat, pada waktu siang mayatnya kelihatan seperti biasa saja. Apabila aku menggali kubur pada waktu malam, aku lihat perutnya terlalu gelembung, keluar pula ulat yang terlalu banyak daripada perutnya itu.”

“Mereka itulah golongan yang gemar memakan harta yang haram, wahai anak muda,” balas ahli ibadah itu lagi.

Golongan keempat, kulihat mayat yang jasadnya bertukar menjadi batu bulat yang menghitam warnanya. Mengapa terjadi begitu, wahai tuan guru?”

Jawab ahli ibadah itu, “Wahai pemuda, itulah golongan manusia yang durhaka kepada kedua ibu bapaknya sewaktu hayatnya, Sesungguhnya Allah s.w.t. sama sekali tidak ridha kepada manusia yang mendurhakai ibu bapaknya.”

Kulihat ada pula mayat yang kukunya membelit-belit seluruh tubuhnya dan keluar dari segala isi dari tubuh badannya, ” sambung pemuda itu.

Anak muda, mereka itulah golongan yang gemar memutuskan silaturahim. Semasa hidupnya mereka suka memulakan pertengkaran dan tidak bertegur sapa lebih daripada 3 hari.

Bukankah Rasulullah s.a.w pernah bersabda, bahwa siapa yang tidak bertegur sapa melebihi 3 hari bukanlah termasuk dalam golongan umat baginda.” jelas ahli ibadah tersebut.

Wahai guru, golongan yang keenam yang aku lihat, sewaktu siang lahadnya kering kerontang. Tatkala malam ketika aku menggali semula kubur itu, kulihat mayat tersebut terapung dan lahadnya dipenuhi air hitam yang amat busuk baunya.

Wahai pemuda, itulah golongan yang memakan harta riba sewaktu hayanya,” jawab ahli ibadah tadi.

Wahai guru, golongan yang terakhir aku lihat, mayatnya senantiasa tersenyum dan berseri-seri pula wajahnya. Mengapa demikian halnya wahai tuan guru?” tanya pemuda itu lagi.

Jawab ahli ibadah tersebut, “Wahai pemuda, mereka itulah golongan manusia yang berilmu. Dan mereka beramal pula dengan ilmunya sewaktu hayat mereka. Inilah golongan yang beroleh keridhaan dan kemuliaan disisi Allah s.w. t baik sewaktu hayatnya maupun sesudah

Ingatlah, sesungguhnya daripada Allah s.w.t kita datang dan kepadaNya jualah kita akan kembali. Setiap amal yang kita lakukan akan dipertanggungjawabkan, walaupun amalan sebesar zarah.

Sungguh bahagianya orang yang belajar dengan niat yang ikhlas karena Allah dan beramal pula dengan ilmunya karena Allah.

Terus apa nyambungnya dengan kuliah?

Nyambungnya, kuliah itu untuk mencari ilmu. Ketika kita sudah memiliki ilmu dan mengamalkannya ikhlas karena Allah. Semoga saja kita diberikan tempat yang mulia disisi-Nya.

Pernah nonton film 3 Idiot? Kalau belum, coba deh tonton. Ini film India. Tapi salah satu film India yang menurut gue keren setelah Kuch Kuch Hota Hai.

Nih, muka-muka orang di fiml 3 idiots. Udah beneran kayak orang idiot belum ya? hihihi. pict:india.com

 

Kalau kita pernah nonton film 3 idiots, maka perhatikanlah. Ada tiga hikmah yang dapat gue ambil:

Pertama, kuliah itu untuk menemukan sesuatu yang baru dan membuat terobosan baru. Bukan untuk mendapatkan nilai bagus semata.

Kedua, kuliah bukan untuk menghafal sesuatu, tetapi untuk memahami sesuatu.
“Dengan menghafal, kau menghemat 4 tahunmu di kampus , Tapi kemudian hidupmu yang 40 tahun telah kau remuk”-3 Idiots-

Ketiga, kuliah bukan untuk mencari ijazah, tetapi mencari ilmu.
”Sesungguhnya para nabi tidak mewariskan ilmu. Maka barang siapa yang mengambil ilmu, berarti ia telah mengambil (warisan para nabi) dengan bagian yang banyak.” (HR. Tirmidzi)

Keempat, belajar bukan hanya di dalam ruangan kelas, karena belajar itu bisa juga didapat di luar kelas. (cth : belajar berorganisasi, belajar memahami seseorang, dan lain-lain, yang tidak bisa disebutkan satu persatu saking banyaknya. )

Kelima, berani mengambil keputusan dalam segala hal.

Keenam, kejujuran (TIDAK MENTONTEK KETIKA UJIAN)

Ketujuh, kreatif

Kedelapan, gagal merupakan salah satu jalan menuju keberhasilan. Karena dibalik keberhasilan pasti ada kegagalan.

Kesembilan, temukan potensi terpendam dalam diri. Jadi jangan sampe kita salah milih jurusan.

Loh kok banyak? Katanya cuman tiga?

Keterusan gan.🙂

Ada kata bijak lagi nih dari film 3 idiots

”Yang kamu senangi jadikan itu profesimu“

“Berfikir efisien maka kesuksesan akan berada dibelakangmu”

Kemudian ada 3 penyakit hati yang harus kita waspadai :
1. Ria
Obatnya adalah ikhlas.
2. Dengki
Obatnya adalah beriman kepada qada.
3. Takabur
Obatnya rendah hati.

Lah kok, pake 3 penyakit hati juga?

Bonus gan. Semoga kita tidak termasuk orang yang terkena penyakit hati.

Kesimpulannya apa dong?

Kesimpulannya, kuliah itu untuk mencari ilmu, bukan untuk cari duit. Kalau mau cari duit, mendingan kerja aja. Tapi, kalau kita berilmu, insyaAllah nanti bisa dapet duit juga, bahkan mungkin bisa lebih besar. wallahualam.

Quote terakhir:

Mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan dan keberkahanNya bagi kita semua dalam menuntut ilmu. Tuntutlah ilmu karena Allah. Karena Allah yang memberikan ilmu. ”Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan” (QS Al-Alaq)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s