TERNYATA TUBUH KITA BISA MEMANJANG DAN MEMENDEK?

Akhirnya kutemukan jawabannya.

Waktu SMA, aku merasa badanku kurang tinggi dibandingkan dengan teman di sekolahku. Aku sempat agak kurang pede dengan tinggi badan ini. Tinggi badanku 158 cm waktu SMA. Untuk ukuran anak cowok tubuhku bisa dibilang agak pendek bahkan pendek.

Beberapa cara sudahku lakukan untuk meninggikan badan. Cara pertama yang aku lakukan adalah menggantungkan diri di kusen pintu. Naik turun aku menggantungkan badan, seperti spesies yang ada di kebun binatang ragunan. (apa ayo?). Ternyata cara ini tidak berhasil membuat badanku menjadi lebih tinggi. Mungkin karena aku melakukan ini hanya beberapa hari saja, jadi belum kelihatan hasilnya.

Cara kedua yang aku lakukan adalah lompat-lompat setiap pagi dan sore hari. Cara kedua ini belum juga berhasil membuat tinggi badanku bertambah.

Cara ketiga yang aku lakukan adalah minum susu setiap hari dengan menggabungkan cara pertama dan cara kedua tadi. Kemudian setiap hari aku selalu mengukur tinggi badanku di kamar orang tuaku menggunakan lemari yang terletak di belakang badanku, kira-kira tingginya 180 cm dan kaca dihadapanku.
Selama 2 minggu namun tidak teratur, saya melakukan ini, tetapi hasilnya nihil.

Diriku kemudian punya cara keempat untuk meninggikan badan, yaitu membeli obat tinggi. Namun karena harganya yang terlalu mahal yaitu sekitar 600 ribu, aku memutuskan untuk mundur dalam kegiatan meniggikan badan ini. Biiarkanlah tinggi badanku ini meninggi secara alami. Mungkin dengan rajin olahraga dan minum susu, tinggi badanku akan meninggi satu sentimeter setiap 2 bulan (bisa lebih cepat atu bisa lebih lama). Kalau tidak bisa meniggi juga, berarti memang gen aku adalah bertubuh tidak tinggi.

Teringat acara di televisi tentang orang-orang cacat yang berprestasi. Diakhir tayangannya, menampilkan sebuah tulisan
”Tetaplah bersyukur atas apa yang diberikan Allah kepada kita. Kita masih diberikan tubuh yang kuat dan lengkap. Mereka saja bisa berprestasi dengan tubuhnya yang berbeda, apalagi kita?”
Hal inilah yang membuat hatiku menjadi tenang dan tidak lagi memikirkan hal itu.

Tetapi seiring perjalanan waktu, aku kembali memikirkan hal itu. Minggu pagi, saat bangun tidur, aku pergi ke kamar orang tua, lalu mengukur tinggi badanku dan menandainya dengan tipe-x. Setelah itu aku lari pagi. Kegiatan lari pagi ini rutin saya lakukan di hari minggu saat masih SMA (sekarang sudah jarang).

Setelah lelah berlari di pagi hari, aku meminum segelas susu, kemudian kuukur lagi tinggi badan. Ternyata apa yang sudah aku lakukan selama ini (lari pagi dan minum susu setiap hari), membuat tinggi badanku menjadi berkurang. Tak sampai kepalaku ini menyentuh tanda yang sudah aku buat di lemari orang tuaku. Aku heran melihat kejadian ini. Bukankah jika orang rajin olahraga dan minum susu membuat badannya menjadi lebih tinggi. Tetapi kenapa hal aneh ini menimpa pada diriku. Apakah salah hamba ya Allah? Apakah dosa hamba ini terlalu banyak? Sehingga Kau hukum hamba dengan memendekkan tumbuh hamba. Ampuni hamba ya Allah. Hamba hanya manusia biasa, yang sering khilaf dan berbuat dosa. Di shalat aku berdoa, semoga tubuhku ini tidak menjadi pendek, tetapi menjadi lebih tinggi. Paling tidak kembali seperti semula.

Besok paginya, saat bangun tidur, aku kembali mengukur tinggi badan. Dengan mata masih terdapat tembelek, aku membuka pintu kamar orang tuaku kemudian berdiri di depan lemari dan berhadapan dengan sebuah kaca. Kuukur tinggi badanku. Ternyata oh ternyata, tinggi badanku kembali seperti semula. Kepalaku kembali berhasil menyentuh tanda yang sudah kubuat di lemari. Sungguh Allah maha pengampun dan maha mengabulkan doa hambanya.
Aku senang tak terkira hingga melompat-lompat dan hampir saja kepalaku ini kejedot kusen pintu karena saking kegirangannya.

Di shalat subuh saya berterima kasih kepada Allah, mengucapakan syukur sebanyak-banyaknya. Di rakaat terakhir dalam shalat, sujudku sengaja lebih lama dari biasanya, sebagai tanda syukur atas apa yang diberikan Allah.

Siang menjelang, cahaya semakin terang, matahari mulai menunjukkan keperkasaanya. Di siang hari yang terik ini, aku kembali mengukur tinggi badanku di kamar orangtuaku. Aku pun kembali terheran-heran, karena tinggi ku kembali memendek. Entah perbuatan apa yang kulakukan di hari ini hingga tinggi badanku menjadi pendek kembali. Aku masih belum percaya akan hal ini, tapi kuukur tinggi badanku, berulang-ulang kulalukan hal ini hingga bosan menerpa diriku, tetapi, tetap saja kepalaku tak sampai menyentuh tanda di lemari. Sungguh sial diriku ini.

Keesokan harinya, saat bangun tidur aku kembali mengukur tingi badanku. Ternyata oh ternyata oh ternyata, kepalaku berhasil kembali menyentuh tanda yang kubuat dilemari itu. Aku kembali seperti semula lagi. Tinggi badanku sudah normal. Aku bersyukur kepada Allah.

Karena masih ragu akan hal itu, di siang harinya aku mencoba mngukur tinggi badanku lagi. Ternyata setelah diulang-ulang aku mengukur tinggi badanku, kepalaku tak sampai lagi menyentuh tanda itu. Sungguh malang nasibku.

Apakah yang terjadi pada badanku ini? Apakah badanku sudah berubah menjadi seperti rufi didalam film kartun One Piece yang bisa memanjang dan memendek. Apakah badanku ini seperti karet, elastis?. Aneh apa yang terjadi pada badanku ini. Kutanyakan pada teman-temanku tak ada yang tahu apa jawabannya. Bahkan sebagian temanku malah mengejekku. ”Mana ada badan yang bisa memanjang dan memendek seperti itu. Memangnya badanmu karet”. Ledek temanku.
Aku tanya pada guruku, guruku juga tak tahu kenapa. Aku masih bingung kenapa hal itu bisa terjadi. Terjadi pada diriku yang aku sendiri tak tahu kenapa bisa terjadi seperti ini. Apakah ini ujian yang diberikan Allah kepadaku?

Berhari-hari ku memikirkan hal itu sambil mencoba mengukur tinggi badanku di saat bangun tidur dan di siang hari. Hasilnya pun sama, saat bangun tidur kepalaku berhasil menggapai tanda di lemari itu. Tetapi di siang hari kepalaku si tekan kebawah sehingga susah menggapai tanda di lemari itu. Sebulan, dua bulan tiga bulan hingga berganti tahun, tak kutemukan jawaban. Hingga diriku pun sendiri lupa tentang hal ini.

Namun dimalam yang sejuk menuju dingin, karena di luar rumah hujan terus turun dari pagi hari tadi. Tiba-tiba aku teringat kembali pertanyaan itu. Ketika aku membuka facebook, aku mendapatkan pesan dari biologipedia (salah satu grup di facebook yang kuikuti). Isinya adalah seperti ini:

Ketika kamu tidur, tubuhmu akan mengembang sekitar 8 mm. Saat kamu bangun tubuhmu kembali mengerut seperti semula. Kenapa bisa terjadi? Karena tulang rawan pada tubuh kita bisa mengembang dan mengerut (Misal: saat kita berdiri dan duduk) disebabkan pengaruh gravitasi bumi.

Akhirnya setelah kurang lebih 3 tahun, aku menemukan jawaban ini. Jawaban yang aneh tetapi masuk diakal. Belum tahu ini hasil penelitian siapa. Tetapi jawaban ini sudah membuat hatiku senang karena sudah kutemukan jawaban dari pertanyaan 3 tahun yang lalu.

nb: cerita ini adalah gabungan antara fakta dan imajinasi. Tetapi lebih banyak faktanya. Jadi boleh di percaya, boleh tidak.

About these ads

49 Responses to TERNYATA TUBUH KITA BISA MEMANJANG DAN MEMENDEK?

  1. Lya mengatakan:

    aku malah gk pede sama postur badanku yg tinggi.. Krna, cOwok yg aku suka gak terlalu tinggi. . .

  2. sultan al fariz mengatakan:

    ohh broo sma lahh nasib kita
    badankhu juga begitu bangun tidur ku ukur badan khu di lemari kamar ayah ku
    di situ ada kaca yang retakk khu ukurr
    dan khu liat aaq
    tinggi khu melebihi kaca itu sewaktu aq bangun tidurr
    tetapi menjelang malam aq mengukur lagi khu liat
    di kaca badan khu mulai menurut atau memendek sampai kaca itu yang lebih tinggi dari aq

    jadi sama lahh nasib nya kita
    mudah mudahan…
    Allah SWT memberi kita ketinggian

    aq kelas 1 smkn4 tanjung balai
    tiggi khu 150cm

  3. Gita mengatakan:

    Huh knp sic q hrs kelebihan tinggi.emang susah jd org yg tinggi klbhn sering d ejek tmn2 d skolah. Kl ajha ad obat at srn un2k memendekan tbh pasti akan q cr…!!!
    Tp ad guna’x tinggi bs berguna d bidang olahraga sic.bg org yg tinggi jgn putus asa antara soal cinta atow pun sahabat karna cinta dan persahabatan yg tulus tdk pernah memilih entah dia tinggi at pendek,dia susah at kaya.tp hanya satu yg mereka plh adalah kebaikan dan kecocokan kita terhadap mereka..!!!

    Mdh mudahan rs tdk pede kalian bs hlng..!!

  4. ikha mengatakan:

    tinggiku apalagi cuma 152 cm, padahal aku sudah kelas 2 smp tapi aku kepengen 179 cm…
    semoga aja aku lulus smp bisa sampe tinggi segitu

  5. lusi mengatakan:

    woaw… kamu yang gak aku tau namnya hehehhe :D… percaya atau engga kita sama… aku punya masalah dengan tinggi badan. aku saat ini kls 3 SMA (walau umurku masih 16thn). aku bisa dibilng paling pendek diantara temen skls ku (dan juga paling muda)… :D
    mungkin karena rasa pendeku yang terlalu mencolok. justru ini menjadi bumerang dan selalu menghntui pkiranku… aku punya cermin dikamar mandi dan cermin itu gak bisa aku jangkau. stiap aku liat cermin itu pasti garisnya slalu pas di atas alisku..
    dengan banyak tanya sana sini, aku melakukan banyak ritual, mulai dari , minum susu, beli bbrp multivitamin, ngedance, pokonya tubuh hars gerak (katnya biar tingggi), sampe bbrp merk produk peninggi badan ku coba.. but… you know… nihil -.-a
    tapi pada suatu pagi (habs bangun tdr) aku liat ke gars cermin alisku saat itu lebih tinggi dari sblmnya (yang berarti aku makin tinggi). oh ya allah.. saking gak percaya aku sampe ngkur tggi badan ku ke tembok dan tinggi badan ku mencapai saklar kamar yang tinggi 152.
    aaaaaaaaaaaah senengnyaaaaaaa… hari itu pula kau pamer sm temen”… “eh gue naik loh tingginya.. tinggi gue naik 2cm dalam smlm… hebat kan”
    temen-temen bertepuk kagum karena itu.
    tapi oh tetapi.. stlh pulang skolah.. aku cuci kaki ke kamr mandi… O,O “ya allah
    kenpa alis ku skrg ada di bawah garis cermin?? o,o ”
    *galau… kata-kata yang ku pamerin ke temen” seolah-olah jadi alasan aku mgtuk diri T_T
    apa krn terlalu sombong?
    dan hal itu terjadi terus menrus… saaat aku bangun tdr (memnjang) dan stlh melakukan aktifitas (memendek).
    aku crita sama mamah. berharap mamah ngerti apa yang terjadi.. tapi mamah malah bilang “gak logis, mana ada udah tinggi jadi pendek.. yaudah lah lus.. kalo udah gtu ya gtu aja, kamu bersyukur aja knp, masih banyak org diluar sna yg malah gak punya kaki, tangan, pkonya gak sempurna fisiknya. kamu udah bags gtu juga” (wedeh apa-apaan nih si mama bukannya dukung anaknya dan kasih wejangan yang baik, malah matahin smgt anaknya utk tggi. tapi ya memang bener kata mamah.. bersykur atas apa yang di kasih sm allah. tapi kan untuk hal tinggi bdan ini beda.. aku merasa bahwa takdir untuk tinggi bisa di ubah… kamu setuju sama aku?

    lalu aku crta sama temen”, sudah bisa ditebak.. mreka dngarin crta aku, tapi dari sorot mata mreka gak percaya dgn kata-kata ku..

    3 minggu yang lalu… tepatnya pelajran biologi (aku suka bgt pljrn biologi, bahkan aku srg sharing sama guru biologiku ini, dan bsa dibilang kita dket)
    saat itu hari rabu dan kita lagi membahas bab I ttg pertumbuhan dan perekmbangan tumbuhan.
    aku pgen banget bertanya ttg pertumbuhan yang terjadi pada tubuhku ini, kan kbtulan hampir mirip-mirp ttg pertumbhan juga (walau prtmbuhan tmbhn). aku nunggu waktu yang tepat untuk bertanya. dan memang pada saat itu pak guru menwarkan pd kita untk brtnya..
    dgn pedenya aku langsung mengakat tangan kanan ku.. dan langsung bertanya
    “pak, yang namnya pertumbuhan kan bertambahnya ukuran.. nah yang udah tumbuh ni bisa menciut lagi gak pa?, soalnya bdan saya tuh pak suka memnjang dan memendek pak.” tapi si bapak malah ketawa “woh masa sih, perasaan kamu aja itu sih” satu sklas ngetawain aku dan bbrp nyeltuk “dasar kecil” aaaaaaarghh,, i hate that word :@
    whatt??? perasaan aku aja? bahkan pak guru yang aku harap untuk memberikan dukungan dan masukan ke aku malah membuat pertanyaan ku jadi bahan lelucon?..

    untuk sejnak aku diem dan nahan malu… yah beliau mungkin bisa liat perubahan raut wajah ku yang kecewa atas jwbnnya. dan beliau langsung beralih ketopik lain, dgn ucapan “maaf bapak gak bisa menjwab pertanyaan lusi krn sifatnya perasaan bukan fakta.”. sbnrnya pgen ku tentang anggapan itu tapiiiii.. aku rasa percma..
    ok aku senyum dan si bapak pun senyum..

    saat aku baca penggalan dr apa yang kamu tulis
    “Ketika kamu tidur, tubuhmu akan mengembang sekitar 8 mm. Saat kamu bangun tubuhmu kembali mengerut seperti semula. Kenapa bisa terjadi? Karena tulang rawan pada tubuh kita bisa mengembang dan mengerut”

    aku stuju.. tapi yang aku yakini hingga saat ini.. tubuh kita mengembang hingga 8mm atau lebih, di tambah batas akhir pertumbuhan bisa sampe umur 21thn .. yang artinya kita masih bisa tumbuh (tentu kita harus mikirn caranya agar kita gak menciut lagi) setuju?
    dan aku slalu melakukan ini.. saat bangun tdur bebrapa tulang rawan kita yang ada di leher atau kaki itu baru saja memanjng.. yang berarti kita hrus minuum susu, yaaaaa smoga aaja susu ini membantu agar kemungkinan menciut nya lebih kecil :D
    lagipula slain berharap susu ini untuk memperkuat tulang, susu juga bagus untuk kulit :D jadiiiii… jangan berhenti berharap untuk TINGGI dan terus memanjangkan tulang…

    i believe we can :D

    (waaaaaaaaaaaaaaaaaaaa kepanjangan)

    • misterway mengatakan:

      walah-walah -walah kok bisa mirip begitu ya ceritanya.. hehehe yasudah yang penting sekarang rajin olahraga biar badan sehat serta makan-makanan yang bergizi. Kalau dengan itu tidak bisa nambah tinggi ya syukuri saja. Badan pendek bukan menjadi halangan bagi diri kita untuk tetap sukses.hehehe
      Bersyukur –> percaya diri –> meraih kesuksesan.:)

  6. ayu mengatakan:

    aku bru kls 2 smp tp kya nya ak trmasuk cwek tinggi,mw tnya 157 bwt anak 13 thun tinggi g? :(

  7. iman mengatakan:

    nice post gan :).
    gue ini sebenarnya tinggi banget.baru kelas 1 smp udah 160 cm :(.gue pingin pendek.hmmm tapi setelah post ini saya menyadari bahwa setiap orang itu mempunyai tinggi badan berbeda dan bersyukurlah yabg di berikan ALLAH SWT.tapi keinginanku tetap jadi pendek :(.
    visit my blog ya :)
    imanyusufbidin.blogspot.com

  8. wika ayudyah mengatakan:

    aku pengen lebih pendek 10 cm lagi :-( ,, gimana ya caranya..
    aku bingung bgt, umurku baru 13 taun, tapi tinggiku udh 173 cm, apalagi aku cewek..
    gimana besok kalo SMA .. :-(
    rasanya ga pengen tumbuh lagii..

    • misterway mengatakan:

      dipukuli pake palu aja palanya wika, biar pendek… hahaha bercanda..

      yah kalau kata aku sih, syukuri apa yang diberikan Tuhan kepada kita.. itu membuat hati lebih tenang..dan dengan kamu punya tinggi 173 cm, itu akan menjadi kelebihan kamu dari orang-orang yang lain..
      oiya untuk wanita itu, pertambahan tingginya biasanya sudah berhenti di umur 15 tahun.. atau maksimal 17 tahun.. jadi gak usah takut ketinggian kalau SMA.. kemungkinan tinggi maksimla kamu adalah 175 cm..
      keep smile and keep spirit..:)

  9. Houjou Ichinose mengatakan:

    aku gak suka tubuhku yang tinggi ini… semua temanku tingginya sekitar 148 cm. sedangkan aku tingginya 161 cm. padahal aku baru duduk di bangku sekolah dasar…. Adeuuh, beratnya hidup!

  10. Nur muhammad mengatakan:

    kalo cara mendekin tubuh gamana ,soanya tinggi badan q terlalu tinggi menurut q tnggi badan q 174cm sedangkan umr q baru 16 thun

  11. RSV4 mengatakan:

    wah sabar aja bro,
    ane share pengalaman ane..
    dulu kita kelas 1 SMP tinggi ane hanya 150cm, yang laen teman ane tinggi tinggi.. bahkan temen cewek aja tinggi nya 165cm umur 13 th)
    tapi ane gak peduli mau tinggi ataupun pendek..
    lalu disaat kelas 3 smp ane mulai diejek krn tubuh gue gak tinggi tinggi..
    sedangkan temen ane makin tinggi…
    lalu, ketika ane udah pubertas , setiap hari ane mulai merasa tinggi..
    saat kelas 1 sma tinggi ane udah meningkat jadi 165cm
    dan baru saat kelas 2 sma tinggi ane naek dr 165cm naik jadi 170 cm
    dan kelas 3 sma naik dari 170cm ke 176cm
    dan puncaknya saat ane baru masuk kuliah (smster 1) skrng tinggi ane 180cm.. dan saat ane ketemu temn ane saat smp dan sma dulu tingginya tetep aja segitu.. bahkan mereka terkejut dengan menanjak tajam tinggi badan ane.. harapan ane sih mau sampe 183cm setinggi valentino rossi, haha…
    kenapa gue bisa sampe setinngi itu?
    krn gue orangnya rajin minum susu dan sesudah minim susu ane langsung tidur dan ane gak pernah begadang.. ane tiap malam tidur jm 10.
    saat bangun pagi usahakn untuk meregangan tubuh.
    itu mengapa gue sampe 180cm.
    awalnya ane sih mau coba obat peninggi badan, tapi orang tua gue ngelarang krn efek sampingnya berbahaya banget..

  12. RSV4 mengatakan:

    oh ya umur ane baru 18 tahun..

  13. Nayra mengatakan:

    tinggiku ++170cm dan aku tinggi, lebih tinggi dari temen-temenku yang lain. apalagi, sepatuku ada haknya gitu.. yang bikin aku tambah tinggi. aku jadi enggak pede. bahkan guru aku bikin aku jadi makin enggak pede, karena beliau bilang “perempuan tinggi itu kurang bagus” dan aku jadi enggak pede..

    • misterway mengatakan:

      Saran untuk kamu. Kalau bisa pakai sepatu yg tidak berhak. Kalau punyanya yg berhak ya tak apa.:)

      Tetap pede saja. Menurut saya tinggi 170 cm itu tidak berlebihan. Kalau kamu gak pede dgn tinggi kamu, kamu akan terus merasa rendah diri.

      Jgn pernah coba2 utk memendekkan badan, baik itu getok2 kepala kamu, atau membungkuk-bungkukan badan.
      Pede saja. :)

    • Ita mengatakan:

      Sama kak, tinggiku juga 173 cm. Sering orang ngeliatin aku, terutama kakiku. Mereka bilang aku terlalu tinggi untuk anak kelas 2 smp. Tapi aku biasa aja, aku tetap minum susu, renang dan basket. Biarlah kalau mau tambah tinggi, yang penting sehat. Ayah sering komentar si, soalnya dia udah kalah tinggi sama aku

  14. Slow_down mengatakan:

    sedikit sharing aja bro

    sebenarnya tinggi badan bisa meninggi lagi sebelum usia 25 tahun atau lebih sedikit, asalkan kita dalam kondisi sehat dan bahagia setiap harinya.

    tapi memang kendalanya adalah setelah usia 18 tahun ++ beban hidup cenderung berat karna sudah befikir tentang tanggung jawab, lingkungan dll. :)

    lakukan saja olahraga yg ringan Stretching2 ringan setiap pagi dan sore biar enjor. alihkan fikiran dan usahakan tetap bersyukur dan bahagia.

    olahraga berat seperti lari/renang sepak bola seminggu 3 kali saja jangan diforsir.

    lakukan dengan menikmati jangan ditarget dengan mengukur tinggi badan setiap hari bro, karna mengukur badan sama juga dengan membebani fikiran.

    oiya 1 lagi, jangan terlalu banyak asupan gula, secukupnya dan efektif saja. karna mengkonsumsi gula berlebih bisa membuat otak kita jenuh ujung2nya ke beban fikiran yg dapat mempercepat hormon pertumbuhan menutup.

    tetap semangat, enjoy, menikmati, & bersyukur. soal hasil serahkan pada yg diatas. :)

  15. Indah saja mengatakan:

    Aku pengen mendekin tubuh, gmna ceh cra’y

  16. euis mengatakan:

    misi b0leh ikutan d0ng. .
    eh percya gk ku kls 1 sma,tinggi bdanku 164 aku cwe. .gila bpk aku aj nympe kalah tingginya,aku orgnya bnyak makan,mungkin tinggi k atas bkan k samping,ju2r aku gk pd ,apalagi klo jajan k kantin breng tmen suka malu,bnyak org mati gaya deh
    klo tinggi bdan bsa d pendekin gk sh?masa harus d p0t0ng sh tulangnya?kan gk mungkin jg
    yah jd galau gni
    pasti kls 2,3 sma aku setinggi apa c0ba,gk kebayang

    • misterway mengatakan:

      cewek itu memang waktu pertumbuhannya lebih cepat dari cowok, dan pemberhentian pertumbuhannya pun akan lebih cepat dari cowok. Jadi jika coeok itu umur 21 tahun masih bisa nambah tinggi, cewek itu cuman sampai umu 17 tahun, bahkan sampai umur 15 tahun sudah ada yang tidak nambah tinggi. Jadi gak usah khwatir. Syukuri saja, pasti ada hikmahnya. :)

    • Ita mengatakan:

      baru segitu aja udah gak pede, aku kelas 2 smp tinggiku 173 kak, gak tau nih, badan ini terus tumbuh tinggi. sampe2 celana jeans ku banyak yang kekecilan. akupun jadi murid paling tinggi di kelas. Coba mau setinggi apa nanti aku saat SMA, memang si aku gemar minum susu, renang n basket.

  17. Ita mengatakan:

    Aku ita, kelas 2 smp, dari dulu udah minum susu, sekarang tinggiku udah 173 cm. udah ngalahin kedua orang tuaku. Masih pengen tambah tinggi si berhubung aku masih masa pertumbuhan

  18. rina mengatakan:

    teman” kenapa jika ingin menjadi seorang polisi, tentara dll
    harus memiliki tinggi bandan tertentu. padahal tinggi badan tidak mempengaruhi kinerja pekerjaanya kan ?
    apalagi jika ingin menjadi pramugari atau teller, harus berpenampilan menarik, memiliki tinggi badan yg proposional.
    jadi bagaimana bagi yg bertubuh pendek padahal memiliki kemampuan seperti mereka tersingkirkan begitu saja dengan alasan tinggi badan tidak mencukupi
    itu namanya pendiskriminasian bukan ?
    sedangkan diluar negri saja persyaratan tinggi badan sudah dihappuskan, karena itu termasuk pelanggaran HAM, indonesia kapan yah ?

  19. Rizky mengatakan:

    thanks infonya bro, ternyata gitu ya kalo sore hari kita memang lebih pendek.. dulu smp kelas 3 aku cuma 165cm tapi skrg 182cm, sekalian deh ane share caranya…. semenjak sma rajin renang , basket , minum susu hilo + tidur siang dan malam teratur memang dijamin cepet gan.tambah tingginya.(y)

  20. Akhyar mengatakan:

    Gan ni Saran ringan dkit dari gw khususx buat lo yg gk pd badanx tinggi.pertama2 lo harus mau jadi kuli pikul,angkat barang2 berat atw kalo biza jadi kuli bangunan dan hindari makan makanan yg bisa nambah tinggi badan,yakin deh badan lo pasti gk akan tumbuh,malah bisa makin pendek lagi.di coba ya pasti manjur!! :)

  21. nia mengatakan:

    aku terlalu tinggi ;( aku baru 11 tahun tapi tinggi badanku 150 lebihh..gimana caranya mendekin badan sih?tapi teman-temanku banyak sih yang tingginya sepantar sama aku..tapi tetap aja gak pede soalnya tinggi badan ku melebihi tinggi orangtua ku ;(

  22. Dila mengatakan:

    Tman” nma q dila alamat q d t.balai aq sklah d smp n3 t.balai. tmn” gw mw ksi saran kt it hrus brsyukur ap yg tlah d bri oleh tuhan eh saya hmpir lupa klw klian mw coment esms aj k notel ne 087748771580

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.290 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: